Strategi Analisa Persaingan Usaha

Salah satu langkah penting sebelum memulai bisnis
adalah melakukan analisa persaingan usaha/analisa competitor. Anda sebaiknya
mereview literatur dari kompetitor, untuk melihat bagaimana mereka merepresentasikan
usaha mereka dan seperti apa public image yang dibangun. Sering kali literatur
bisnis memuat mission statement dan juga mengidentifikasi produk dan jasa
spesifik mereka. James W.Hart, seorang pakar marketing memberikan tips analisa persaingan
usaha yang meliputi langkah-langkah seperti berikut :
A.
Berperanlah Sebagai Pelanggan dengan Cukup Uang
Teleponlah pesaing di
daerah anda dan berbicaralah dengan representative dari perusahaan tersebut
seperti layaknya anda adalah prospek potensial yang sedang mencari informasi. Anda
dapat menanyakan dengan rumus 5WH (Who, What, When, Where, Why and How) untuk
memberi pertanyaan yang cerdas dan mendapat jawaban tentang kekuatan dan
kelemahan pesaing anda. Salah satu hal terpenting yang harus berhasil anda
lakukan adalah membuat mereka mengirimkan sales & information package
mereka pada anda, dimana dalam package tersebut akan dijelaskan mengenai produk
dan jasa mereka.
Literatur bisnis
kompetitor anda akan menceritakan secara detil mengenai public image mereka dan
disamping itu anda dapat mempelajari kekuatan dan kelemahan produk dan jasa
yang mereka tawarkan secara detil. Pastikan juga anda memperlajari bagaimana
mereka menghandle telepon dari pelanggan, memproses perimintaan informasi dan
beberapa lama permintaan informasi tersebut akhirnya sampai ke tangan anda.
B.
Kompetitor Luar Daerah
Teleponlah perusahaan
yang sejenis dengan anda (atau yang sedang anda rencanakan) diluar daerah anda,
dimana anda tidak dianggap sebagai saingan mereka. Dengan demikian, mereka
tidak merasa terancam saat anda memberikan pertanyaan. Sangatlah berguna bila
anda dapat berbicara dengan personel kunci dari perusahaan sejenis, misalkan
dilain provinsi. Saat anda berbicara dengan kompepitor yang jauh jaraknya,
seperti ini, pendekatan anda haruslah lebih “straight-forward”. Anda dapat katakana
pada pemilik atau managernya, bahwa anda seng berpikir untuk membuka sering kali mereka dengan senang hati
akan memberikan input tentang indrustri mereka, bisnis secara keseluruhan dan banyak
lagi informasi gratis pada anda. Meskipun demikian, anda perlu berhati-hati
agar tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam bertanya, batasi peparjakapan
.
C.
Analisa Kompetitor
Terakhir anda dapat
melakukan “in-field competition analysis” dengan melakukan telemarketing pada
prospek dan menanyakan aapakah mereka mengenal kompetitor anda, pernah menjalin
hubungan bisnis dengan mereka, dll. Dengan melakukan ini, anda juga melakukan
prekualifikasi terhadap prospek potensial yang belum pernah menjalin bisnis
dengan kompetitor anda, dan membuka peluang terjadinya penjualan. Sebagai tambahan,
di saat anda berada di luar melakukan sales call, anda dapat melakukan cara
yang sama saat berbicara dengan prospek dan anda dapat mengetahui apa yang
mereka suka dan apa yang tidak mereka suka dari kompetitor anda. Sekali lagi,
anda dapat membuka peluang terjadinya peluang dengan mengidentifikasi
point-point differensiasi anda terhadap kompetitor.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas dan
mengasah phone skill anda, dipastikan anda akan mendapakan banyak informasi
bergunan tentang bisnis yang sedang anda rencanakan.
SUMBER:
Haryadi, Teddy. 2017. Menjadi Jutawan Dari Bisnis
Makanan dan Minuman. Yogyakarta: Lontar Mediatama
Komentar
Posting Komentar